Langsung ke konten utama

Terjemah kitab mutammimah bab tentang istighal

 




بَابُ الْإِشْتِغَالِ 


Bab Tentang Istighal
_________________________________________

Note:⚠️

Bila antum menemukan kesalahan dalam penulisan maka sangat diharapkan untuk mengomentari nya, Syukran kasiran

____________________________________________


مِنْهَا بَابُ الْإِشْتِغَالِ.

 وَحَقِيقَتُهُ أَنْ يَتَقَدَّمَ إِسْمٌ وَيَتَأَخَّرَ عَنْهُ فِعْلُ أَوْ وَصْفُ مَشْتَغِلُ بِالْعَمَلِ فِي ضَمِيرِ الْإِسْمِ السَّابِقِ أَوْ فِي مُلَابِسِهِ عَنِ الْعَمَلِ فِي الْإِسْمِ السَّابِقِ، نَحْوُ: زَيْدًا إِضْرِبْهُ، وَزَيْدًا أَنَا ضَارِبُهُ الْآنَ أَوْ غَدًا، وَزَيْدًا ضَرَبْتُ غُلَامَهُ، وَقَوْلِهِ تَعَالَى: {وَكُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَائِرَهُ فِي عُنُقِهِ} (۱۳) سورة الإسراء.

Termasuk maf'ul bih yang wajib menyimpan amil-nya ialah istighal. Hakikatnya istighal ialah mendahuluinya isim (isim sabek) dari fi'il atau sifat (yang beramal seperti fi'il) yang beramal terhadap zamir yang kembali pada isim sabek sehingga tidak bisa beramal pada isim sabek. 

Contoh: زَيْدًا إِضْرِبْهُ )Pukullah Zaid( Pada Zaid Aku

 وَزَيْدًا أَنَا ضَارِبُهُ الْآنَ أَوْ غَدًا memukul, sekarang/besok) 

زَيْدًا ضَرَبْتُ غُلَامَهُ )Pada budaknya Zaid aku memukul).


 فَالنَّصْبُ فِي ذَلِكَ كُلِّهِ بِمَحْذُوْفٍ وُجُوْبًا يُفَسِّرُهُ مَا بَعْدَهُ. وَالتَّقْدِيرُ: إِضْرِبْ زَيْدًا إِضْرِبْهُ، وَأَنَا ضَارِبٌ زَيْدًا أَنَا ضَارِبُهُ، وَأَهَنْتَ زَيْدًا ضَرَبْتُ غُلَامَهُ، وَأَلْزَمْنَا كُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ.

Semua contoh-contoh diatas dinasab kan dengan fi'il yang dibuang secara wajib yang ditafsiri dengan fi'il yang jatuh setelahnya.

 Taqdirannya: 

إِضْرِبْ زَيْدًا إِضْرِبْهُ   asalnya→ زَيْدًا إِضْرِبْهُ

أنَا ضَارِبٌ زَيْدًا أَنَا ضَارِبُهُ  asalnya→  زَيْدًا أَنَا ضَارِبُهُ  

أَهَنْتَ زَيْدًا ضَرَبْتُ غُلَامَهُ asalnya→   زَيْدًا ضَرَبْتُ غُلَامَهُ 

أَلْزَمْنَا كُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ asalnya→  كُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjemah kitab matan taqrib pembahasan tentang hukum-hukum shalat

كِتَابُ الصَّلَاةِ  Pembahasan shalat  Shalat-shalat yang diwajibkan  الصَّلَاةُ الْمَفْرُوْضَةُ خَمْسٌ: Shalat yang diwajibkan itu ada 5.yaitu:  (۱) الظَّهْرُ، وَأَوَّلُ وَقْتِهَا زَوَالُ الشَّمْسِ، وَآخِرُهُ إِذَا صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ بَعْدَ ظِلَّ الزَّوَال.  1. Zhuhur,  waktu salat zhuhur mulai setelah lewat rembang matahari (setelah matahari tergelincir ke arah barat). Dan akhir waktunya adalah ketika bayang- bayang sebuah benda telah sama panjangnya dengan benda itu, sesudah matahari lewat rembang. (۲) وَالْعَصْرُ، وَأَوَّلُ وَقْتِهَا الزَّيَادَةُ عَلَى ظِلَّ الْمِثْلِ، وَآخِرُهُ في الاخْتِيَارِ إِلَى ظِلَّ الْمِثْلَيْنِ وَفِي الْجَوَازِ إِلَى غُرُوبِ الشَّمْسِ  2. Ashar,  waktu salat ashar dimulai setelah bayang-bayang sebuah benda yang sama dengan benda aslinya tadi bertambah panjang. Dan akhir waktunya menurut waktu Ikhtiar (waktu yang menjadi pilihan untuk menger- jakan salat sebelum masuk pada bagian waktu berikutnya) adalah...

Terjemah kitab mutammimah tentang bab kalam

               بَابُ الكلام          Bab Kalam     الكلامُ هُوَ  اللفظ المُرَكَّبُ الْمُفِيدُ بالوضع kalam adalah satu lafazd yang murakkab yang memberi faedah dengan waza'(sengaja)/bahasa arab Keterangan : • Lafadz adalah suara yang mengandung sebagian huruf Hijaiyah (huruf huruf Arab yang diawali dari alif sampai ya'). Contoh: زَيْدُ dan قَائِمُ  • Murokkab adalah lafadz yang tersusun dari dua kalimat atau lebih dengan susunan isnadi (penisbatan atau penyandaran hukum yang menjadikan kesempurnaan faidah). Contoh: زَيْدُ قَائِمٌ )Zaid orang yang berdiri( أنا قائم )Saya orang yang berdiri • Mufid adalah ungkapan berfaidah yang dapat memberikan pemahaman sehingga tidak membutuhkan pertanyaan dari orang yang mendengarkan. Contoh: زَيْدُ قَائِمٌ )Zaid orang yang berdiri( • Wad'i menurut sebagian ulama' nahwu adalah berbahasa Arab, dan menurut ulama' yang lain wad'i adalah disengaja oleh orang yang men...

Terjemah kitab matammimah tentang isem alam

    _________________________________________ Note:⚠️ Bila antum menemukan kesalahan dalam penulisan maka sangat diharapkan untuk mengomentari nya, Syukran kasiran ____________________________________________   فَصْلٌ فِي بَيَانِ الإِسْمِ الْعَلَمِ Fasal Tentang Isim Alam الْعَلَمُ نَوْعَانِ: شَخْصِيٌّ وَهُوَ مَا وُضِعَ لِشَيْءٍ بِعَيْنِهِ لَا يَتَنَاوَلُ غَيْرُهُ كَزَيْدٍ وَفَاطِمَةَ وَمَكَّةَ وَشَدْقَمٍ وَقَرَنٍ. Isim alam ada dua. Yaitu: 1. Alam syakhs, ialah alam yang diletakkan (dicetak) untuk sesuatu yang sudah nyata (individu) dan tidak mencakup yang lainnya.  Contoh: زَيْدٍ - فَاطِمَةَ - مَكَّةَ - شَدْقَم - قَرَنٍ  وَجِنْسِيٌّ وَهُوَ مَا وُضِعَ لِجِنْسِ مِنَ الْأَجْنَاسِ كَأَسَامَةَ لِلْأَشَدِ وَثُعَالَةَ لِلتَّعْلَبِ وَذُؤَالَةَ لِلذِّئْبِ وَأُمُّ عِرْيَطٍ لِلْعَقْرَبِ. 2. Alam jinis, ialah alam yang diletakkan (dicetak) untuk beberapa jinis.  Contoh: أسامة untuk nama harimau, تُعَالَةَ untuk nama musang, ذُؤَالَةَ untuk srigala, dan أُمُّ عِرْبَط...