Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ummul barahin

Terjemah kitab Ummul barahin ilmu tauhid Imam As-Sanusi sifat mustahil bagi Allah dari 9-13

9-13. Jahl, Maut, Shamam, 'Ama, dan Bukmu [ص]  (وَكَذَا يَسْتَحِيلُ عَلَيْهِ تَعَالَى الْجَهْلُ وَمَا فِي مَعْنَاهُ بِمَعْلُومٍ مَا، وَالْمَوْتُ، وَالصُّمَمُ، وَالْعَمَى، وَالْبُكْمُ)  Begitu pula mustahil bagi Allah  (9) sifat jahl (bodoh) dan sifat yang semakna dengannya pada pengetahuan, apapun itu,  (10) maut (mati),  (11) shamam (tuli),  (12) 'ama (buta) dan  (13) bukm (bisu). [ش]  مُرَادُهُ بِمَا فِي مَعْنَى الْجَهْلِ الظَّنُّ وَالشَّكُ وَالْوَهْمُ وَالنَّسْيَانُ وَالنَّوْمُ وَكَوْنُ الْعِلْمِ نَظَرِيًّا وَنَحْوُ ذَلِكَ. وَبِالْجُمْلَةِ فَالْمُرَادُ بِهِ كُلُّ مَا شَارَكَ الْجَهْلَ فِي مُضَادَّتِهِ لِلْعِلْمِ، وَإِنَّمَا كَانَ فِي مَعْنَى الْجَهْلِ لِمُنَافَاتِهَا الْعِلْمَ حَسْبَ مُنَافَاةِ الجهل Syarh Maksud ungkapan": semakna dengan bodoh" adalah Kitab Asal dengan "Dan sifat yang zhann (dugaan), syakk (keraguan), wahm (salah sangka), nisyan (lupa), naum (tidur), keberadaan ilmu bersifat nazhari (penalaran), dan semisalnya. Kesimpulannya, ...

Terjemah kitab Ummul barahin ilmu tauhid Ummul barahin imam As-Sanusi tentang sifat maknawiyah

SİFAT-SİFAT MAKNAWİYAH  _________________________________________   [ص]  (ثُمَّ سَبْعُ صِفَاتٍ تُسَمَّى صِفَاتٍ مَعْنَوِيَّةٍ، وَهِيَ مُلازِمَةٌ لِلسَّبْعِ الْأُولَى)  Kemudian tujuh sifat yang dinamakan sifat maknawiyah, yaitu kelaziman tujuh sifat (ma'ani yang telah disebutkan) yang pertama.  ______________________________________ • Syarh  [ش]  إِنَّمَا سُمِّيَتْ هَذِهِ الصَّفَاتُ مَعْنَوِيَّةٌ لِأَنَّ الْاتَّصَافَ بِهَا فَرْعُ الْإِنْصَافِ بِالسَّبْعِ الْأَوْلَى، فَإِنَّ اتِّصَافَ مَحَلَّ مِنَ الْمَحَالِ بِكَوْنِهِ عَالِمًا أَوْ قَادِرًا مَثَلًا لَا يَصِحُ إِلَّا إِذَا قَامَ بِهِ الْعِلْمُ أَوِ الْقُدْرَةُ، وَقِسْ عَلَى هَذَا. Sifat-sifat ma'nawiyah ini disebut sifat karena bersifat dengannya merupakan cabang (pada ranah penalarannya) dari bersifat dengan tujuh sifat ma'ani yang pertama. Sebab, sungguh bersifatnya suatu zat dari berbagai zat dengan sifat 'alim (yang tahu) atau qadir (yang mampu) umpama- nya, tidak sah kecuali bila padanya ada ilmu d...

Ilmu tauhid Terjemah kitab Ummul barahin imam As-Sanusi tentang sifat yang wajib pada Allah

blogger SIFAT WAJIB BAGI ALLAH  ____________________________________________  (فَمِمَّا يَجِبُ لِمَوْلَانَا جَلَّ وَعَزَّ عِشْرُوْنَ صِفَةٌ)  Di antara yang wajib dimiliki Allah - Jalla wa AZZA adalah 20 sifat.  ________________________________________ • Syarh  [ش]  أَشَارَ بِمِنْ التَّبْعِيْضِيَّةِ إِلَى أَنَّ صِفَاتِ مَوْلَانَا جَلَّ وَعَزَّ الْوَاجِبَةَ لَهُ لَا تَنْحَصِرُ فِي هَذِهِ الْعِشْرِينَ، إِذْ كَمَالَاتُهُ تَعَالَى لَا نِهَايَةً لَهَا، لَكِنْ الْعَجْرُ عَنْ مَعْرِفَةِ مَا لَمْ يَنْصُبْ عَلَيْهِ دَلِيلٌ عَقْلِي وَلَا نَقْلِيُّ لَا نُؤَاخَذُ بِهِ بِفَضْلِ اللَّهِ تَعَالَى. Kitab Asal berisyarat dengan huruf من tabidiyah untuk menunjukkan, bahwa sifat-sifat Allah-Jalla wa 'Azza-tidak terbatas pada 20 sifat ini, sebab kesempurnaan-Nya tidak terbatas, namun ketidakmampuan mengetahui sifat-sifat yang tidak terjelaskan oleh dalil 'aqli dan naqli membuat kita tidak disiksa karenanya, berkat anugerah Allah Ta'ala. ________________________________________...

Ilmu tauhid Terjemah kitab Ummul barahin imam As-Sanusi

blogger Sifat-sifat Allah dan dalilnya  __________________________________________ [ص]  (وَيَجِبُ عَلَى كُلِّ مُكَلَّفٍ شَرْعًا أَنْ يَعْرِفَ مَا يَجِبُ فِي حَقِّ مَوْلَانَا جَلَّ وَعَزَّ، وَمَا يَسْتَحِيل، وَمَا يَجُوز. وَكَذَا يَجِبُ عَلَيْهِ أَنْ يَعْرِفَ مِثْلَ ذَلِكَ فِي حَقِّ الرُّسُلِ عَلَيْهِمُ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ)  Bagi setiap mukalaf secara syar'i wajib mengetahui sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi Allah-Jalla wa 'Azza. Begitu pula wajib baginya mengetahui sifat-sifat tersebut bagi para Rasul Shallallahu 'Alaihi Wasallam.  _________________________________________ ■ Syarh  [ش ]  يَعْنِي أَنَّهُ يَجِبُ شَرْعًا عَلَى كُلِّ مُكَلِّفٍ، وَهُوَ الْبَالِغُ الْعَاقِلُ أَنْ يَعْرِفَ مَا ذُكِرَ، لِأَنَّهُ بِمَعْرِفَةِ ذَلِكَ يَكُونُ مُؤْمِنًا مُحَقَّقًا لِإِيْمَانِهِ عَلَى بَصِيرَةٍ فِي دِينِهِ.  Maksudnya sungguh secara syar'i wajib bagi setiap mukallaf-yaitu orang yang baligh dan berakal- mengetahui hal tersebut, sebab dengan mengetahuinya, ia ...

Kitab tauhid Terjemah kitab Ummul barahin As-Sanusi

blogger Hukum 'Aqly  ____________ [ص]  (اِعْلَمْ أَنَّ الْحُكْمَ الْعَقْليَّ يَنْحَصِرُ فِي ثَلَاثَةِ أَقْسَامِ الْوُجُوب وَالاسْتِحَالَةُ، وَالْجَوَازُ فَالْوَاجِبُ مَا لَا يُتَصَوَّرُ فِي الْعَقْلِ عَدَمُهُ، وَالْمُسْتَحِيلُ مَا لَا يُتَصَوَّرُ فِي الْعَقْلِ وُجُودُهُ، وَالْجَائِزُ مَا يَصِحُ فِي الْعَقْلِ وُجُودُهُ وَعَدَمُهُ)  Ketahuilah, sungguh hukum 'aqli terbatas dalam tiga bagian: wajib, mustahil dan jaiz. Wajib adalah hukum yang ketiadaannya tidak tertashawurkan di dalam akal; mustahil adalah hukum yang wujudnya tidak tertashawurkan di dalam akal; dan jaiz adalah hukum yang wujud dan tidaknya sah (tertashawurkan) di dalam akal.  ________________________________________ ■Syarh  [ش]  الْحُكْمُ هُوَ إِثْبَاتُ أَمْرٍ أَوْ نَفْسِهِ، وَالْحَاكِمُ بِذَلِكَ إِمَّا الشَّرْعُ أَوِ الْعَادَةُ أَوِ الْعَقْلُ فَلِهَذَا انْقَسَمَ الْحُكْمُ إِلَى ثَلَاثَةِ أَقْسَامٍ: شَرْعِيَّ، وَعَادِيٌّ، وَعَقْلِي.  Hukum adalah menetapkan atau menafikan suatu hal. Hakim ...