Langsung ke konten utama

Terjemah kitab mutammimah bab tentang isem 'adad

 


____________________________________________

Note:

Bila antum menemukan kesalahan dalam penulisan maka sangat diharapkan untuk mengomentari nya, Syukran kasiran

____________________________________________


بَابُ الْعَدَدِ


 Bab Tentang Isim 'Adad


إِعْلَمْ أَنَّ أَلْفَاظَ الْعَدَدِ عَلَى ثَلَاثَةِ أَقْسَامٍ:

Ketahuilah! Bahwasannya lafadz-lafadz isim adad ada tiga macam.


 الْأَوَّلُ: مَا يَجْرِي عَلَى الْقِيَاسِ، فَيُذَكَّرُ مَعَ الْمُذَكَّرِ، وَيُؤَنَّثُ مَعَ الْمُؤَنَّثِ. وَهُوَ الْوَاحِدُ وَالْإِثْنَانِ وَمَا كَانَ عَلَى صِيغَةِ فَاعِلٍ.

 تَقُوْلُ فِي الْمُذَكَّرِ: وَاحِدٌ وَاثْنَانِ وَثَانٍ وَثَالِثُ إِلَى عَاشِرٍ.

 وَفِي الْمُؤَنَّثِ: وَاحِدَةُ وَاثْنَتَانِ وَثِنْتَانِ وَثَانِيَةٌ وَثَالِثَةٌ إِلَى عَاشِرَةٌ. 

 1. Isim adad yang berlaku sesuai qiyas, maka dimudzakkarkan ketika ma'dud-nya mudzakkar, dan dimu'annatskan ketika ma'dud-nya mu'annats. 

Yaitu lafadz إِثْنَانِ وَاحِدُ dan isim adad yang ikut wazan فاعل . 

Contoh isim adad mudzakkar: وَاحِدٌ )Yang kesatu( - إِثْنَانِ )Dua( - ثَانٍ )Yang kedua( - ثَالِثُ )Yang ketiga) Dan seterusnya sampai عَاشِرٍ )Yang kesepuluh 

Contoh isim adad mu'annats: وَاحِدَةً )Yang kesatu( - إِثْنَتَانِ )Dua( - وَثِنْتَانِ )Dua( - وَثَانِيَةٌ )Yang kedua( - ثَالِعَةٌ )Yang ketiga) - sampai hitungan عَاشِرَةُ )Yang kesepeluh).



وَكَذَا إِذَا رُكِبَتْ مَعَ الْعَشْرَةِ أَوْ غَيْرِهَا، إِلَّا أَنَّكَ تَأْتِي بِأَحَدٍ وَإِحْدَى وَحَادِي وَحَادِيَةٍ.

Hukum ini (harus sesuai dengan qiyas) juga berlaku ketika isim adad tersebut sampai - ثَالِثَةٌ ثَانِيَةً - ثِنْتَانِ - اثْنَتَانِ - وَاحِدَةٌ) عَاشِرَةُ disusun dengan عَشْرَةِ atau selainnya. Namun didatangkan berupa lafadz أَحَدٍ )bentuk mudzakkar( -إِحْدَى )bentuk mu'annats ( - حَادِي )bentuk mudzakkar حَادِيَةٍ (bentuk mu'annats).


 فَتَقُولُ فِي الْمُذَكَّرِ: عِنْدِي أَحَدَ عَشَرَ، وَاثْنَا عَشَرَ، وَحَادِيَ عَشَرَ، وَثَانِيَ عَشَرَ، وَثَالِثَ عَشَرَ، إِلَى تَاسِعَ عَشَرَ.

Contoh dalam bentuk mudzakkar:

عِنْدِي أَحَدَ عَشَرَ رَجُلًا (disampingku ada sebelas laki-laki)

 عِنْدِي اثْنَا عَشَرَ رَجُلًا (disampingku ada duabelas laki-laki) 

عِنْدِي حَادِيَ عَشَرَ رَجُلًا (disampingku ada kesebelas laki-laki) 

عِنْدِي ثَانِيَ عَشَرَ رَجُلًا (disampingku ada keduabelas laki-laki).


 وَفِي الْمُؤَنَّثِ: إِحْدَى عَشْرَةَ، وَاثْنَتَا عَشْرَةَ، وَحَادِيَةَ عَشْرَةَ، وَثَانِيَةَ عَشْرَةَ، وَثَالِثَةَ عَشْرَةَ، إِلَى تَاسِعَةَ عَشْرَةَ.

Contoh dalam bentuk mu'annats: 

إِحْدَى عَشْرَةَ أَمَةٌ )Sebelas amat

( إِثْنَنَا عَشْرَةَ أَمَةٌ )Duabelas amat

( حَادِيَةَ عَشْرَةَ أَمَةٌ )Amat ke sebelas

( ثَانِيَةَ عَشْرَةَ أَمَةٌ )Amat ke duabelas

( ثَالِئَةَ عَشْرَةَ أَمَةٌ )Amat ke tigabelas( Dan seterusnya sampai: تَاسِعَةَ عَشْرَةَ أَمَةٌ )Amat ke sembilan belas(.



 وَتَقُوْلُ الْحَادِي وَالْعِشْرُوْنَ، وَالثَّانِي وَالْعِشْرُونَ، إِلَى التَّاسِعَ وَالتَّسْعِينَ.

Dan ketika hitungan lebih dari dua puluh, maka untuk mudzakkar menjadi:

 الْحَادِي وَالْعِشْرُوْنَ )Kedua puluh satu

( الثَّانِي وَالْعِشْرُوْنَ )Kedua puluh dua(

 Sampai hitungan ke: التَّاسِعَ وَالتَّسْعِينَ Kesembilan puluh sembilan)



 وَإِحْدَى وَعِشْرُونَ، وَاثْنَتَانِ وَعِشْرُونَ وَالْحَادِيَةَ وَالْعِشْرُونَ، وَالثَّانِيَةَ وَالْعِشْرُونَ، إِلَى التَّاسِعَةَ وَالتَّسْعِينَ.

Dan untuk mu'annats: إِحْدَى وَعِشْرُوْنَ )Dua puluh satu

( إِثْنَتَانِ وَعِشْرُوْنَ )Dua puluh dua

( الْحَادِيَةَ وَالْعِشْرُونَ )Kedua puluh satu

 الثَّانِيَةَ وَالْعِشْرُوْنَ )Kedua puluh dua(

 Sampai hitungan ke: التَّاسِعَةَ وَالتَّسْعِينَ )Ke sembilan puluh sembilan)



وَالثَّانِي: مَا يَجْرِي عَلَى عَكْسِ الْقِيَاسِ فَيُؤَنَّثُ مَعَ الْمُذَكَّرِ وَيُذَكَّرُ مَعَ الْمُؤَنَّثِ. 

2. Isim adad yang berlaku tidak sesuai dengan qiyas, maka dimu'annatskan ketika ma'dud-nya mudzakkar, dan dimudzakkarkan ketika ma'dud-nya nuannas.



وَهُوَ: الثَّلَاثَةُ وَالتَّسْعَةُ وَمَا بَيْنَهُمَا.

Yaitu: التَّسْعَةُ - الثَّلَاثَةُ dan isim adad di antara keduanya yaitu: ) الْأَرْبَعَةُ - الْخَمْسَةُ الستَّةُ - السَّبْعَةُ - الثَّمَانِيَةُ



 سَوَاءٌ أُفْرِدَتْ نَحْو: ثَلَاثَةُ رِجَالٍ، ثَلَاثُ نِسْوَةٍ، وَقَوْلِهِ تَعَالَى: {سَبْعَ لَيَالٍ وَثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ} (۷) سورة الحاقة.

Baik disendirikan (tidak tersusun). 

Contoh: ثَلَاثَةُ رِجَالٍ )Tiga laki-laki

( ثَلَاثُ نِسْوَةٍ )Tiga perempuan

( سَبْعَ لَيَالٍ وَثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ )Tujuh malam dan tujuh hari).



 أَوْرُ كَبَتْ مَعَ الْعَشْرَةِ نَحْو ثَلَاثَةَ عَشَرَ، وَأَرْبَعَةَ عَشَرَ إِلَى تِسْعَةَ عَشَرَ رَجُلًا، وَثَلَاثَ عَشْرَةَ، وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ إِلَى تِسْعَ عَشْرَةَ امْرَأَةً.

Atau disusun dengan عَشْرَةِ . 

Contoh: ثَلَاثَةَ عَشَرَ رَجُلًا )Tiga belas lelaki

( أَرْبَعَةَ عَشَرَ رَجُلًا )Empat belas lelaki( 

Sampai hitungan : تِسْعَةَ عَشَرَ رَجُلًا )Sembilan belas lelaki

( ثَلَاثَ عَشْرَةَ إِمْرَأَةً )Tiga belas perempuan

( أَرْبَعَ إِمْرَأَةً عَشْرَةَ )Empat belas perempuan(.

 Sampai hitungan: تِسْعَ عَشْرَةَ إِمْرَأَةً sembilan belas perempuan).


أَوْ رُكِبَتْ مَعَ الْعِشْرِينَ وَمَا بَعْدَهُ نَحْوُ: عِنْدِي ثَلَاثَةٌ وَعِشْرُوْنَ رَجُلًا، إِلَى تِسْعَةٍ وَتِسْعِينَ. 

وَثَلَاثٌ وَعِشْرُوْنَ أَمَةً إِلَى تِسْعِ وَتِسْعِينَ. 

Atau disusun dengan lafadz

 عِشْرِينَ )dua puluh) dan hitungan setelahnya,

 yaitu: أَرْبَعِينَ - ثَلَاثِينَ dan seterusnya(.

 Contoh mudzakkar: عِنْدِي ثَلَاثَةٌ وَعِشْرُوْنَ رَجُلًا (Disampingku ada dua puluh tiga lelaki).

 Sampai hitungan: تِسْعَةٍ وَتِسْعِينَ )Sembilan puluh sembilan(.

 Dan untuk contoh mu'annats: ثَلَاثُ وَعِشْرُوْنَ أَمَةٌ )Dua puluh tiga amat(. 

Sampai hitungan: تِسْعٍ وَتِسْعِينَ )Sembilan puluh sembilan(.



الثَّالِثُ : مَا لَهُ حَالَتَانِ: وَهُوَ الْعَشْرَةُ إِنْ رُكِبَتْ جَرَّتْ عَلَى الْقِيَاسِ، نَحْوُ أَحَدَ عَشَرَ رَجُلًا، وَاثْنَا عَشَرَ، وَثَلَاثَةَ عَشَرَ إِلَى تِسْعَةَ عَشَرَ، وَإِحْدَى عَشْرَةَ، وَاثْنَتَا عَشْرَةَ، وَثَلَاثَ عَشْرَةَ، إِلَى تِسْعَ عَشْرَة.

3. Isim adad yang berlaku 2 wajah (sesuai qiyas/tidak sesuai qiyas). 

Yaitu lafadz عَشْرَةُ ketika tersusun, maka berlaku sesuai qiyas. 

Contoh mudzakkar: أَحَدَ عَشَرَ رَجُلًا )Sebelas lelaki

( ثَلَاثَةَ عَشَرَ رَجُلًا )Tiga belas lelaki(. 

Sampai hitungan: تِسْعَةَ عَشَرَ رَجُلًا )Sembilan belas lelaki(. 

Contoh mu'annats: إِحْدَى عَشْرَةَ أَمَةٌ )Sebelas amat

( إِثْنَنَا عَشْرَةَ أَمَةٌ )Dua belas amat

( ثَلَاثَ عَشْرَةَ أَمَةٌ )Tiga belas amat). 

Sampai hitungan: تِسْعَ عَشْرَةِ أَمَةٌ )Sembilan belas amat(.


وَإِنْ أُفْرِدَتْ جَرَّتْ عَلَى خِلَافِ الْقِيَاسِ، نَحْوُ عَشْرَةُ رِجَالٍ وَعَشْرُ نِسْوَةٍ.

Apabila lafadz عَشْرَةُ tidak tersusun, maka berlaku tidak sesuai qiyas.

 Contoh: عَشْرَةُ رجال )Sepuluh laki-laki( عَشْرُ نِسْوَةٍ )Sepuluh perempuan(

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjemah kitab matan taqrib pembahasan tentang hukum-hukum shalat

كِتَابُ الصَّلَاةِ  Pembahasan shalat  Shalat-shalat yang diwajibkan  الصَّلَاةُ الْمَفْرُوْضَةُ خَمْسٌ: Shalat yang diwajibkan itu ada 5.yaitu:  (۱) الظَّهْرُ، وَأَوَّلُ وَقْتِهَا زَوَالُ الشَّمْسِ، وَآخِرُهُ إِذَا صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ بَعْدَ ظِلَّ الزَّوَال.  1. Zhuhur,  waktu salat zhuhur mulai setelah lewat rembang matahari (setelah matahari tergelincir ke arah barat). Dan akhir waktunya adalah ketika bayang- bayang sebuah benda telah sama panjangnya dengan benda itu, sesudah matahari lewat rembang. (۲) وَالْعَصْرُ، وَأَوَّلُ وَقْتِهَا الزَّيَادَةُ عَلَى ظِلَّ الْمِثْلِ، وَآخِرُهُ في الاخْتِيَارِ إِلَى ظِلَّ الْمِثْلَيْنِ وَفِي الْجَوَازِ إِلَى غُرُوبِ الشَّمْسِ  2. Ashar,  waktu salat ashar dimulai setelah bayang-bayang sebuah benda yang sama dengan benda aslinya tadi bertambah panjang. Dan akhir waktunya menurut waktu Ikhtiar (waktu yang menjadi pilihan untuk menger- jakan salat sebelum masuk pada bagian waktu berikutnya) adalah...

Terjemah kitab mutammimah tentang bab kalam

               بَابُ الكلام          Bab Kalam     الكلامُ هُوَ  اللفظ المُرَكَّبُ الْمُفِيدُ بالوضع kalam adalah satu lafazd yang murakkab yang memberi faedah dengan waza'(sengaja)/bahasa arab Keterangan : • Lafadz adalah suara yang mengandung sebagian huruf Hijaiyah (huruf huruf Arab yang diawali dari alif sampai ya'). Contoh: زَيْدُ dan قَائِمُ  • Murokkab adalah lafadz yang tersusun dari dua kalimat atau lebih dengan susunan isnadi (penisbatan atau penyandaran hukum yang menjadikan kesempurnaan faidah). Contoh: زَيْدُ قَائِمٌ )Zaid orang yang berdiri( أنا قائم )Saya orang yang berdiri • Mufid adalah ungkapan berfaidah yang dapat memberikan pemahaman sehingga tidak membutuhkan pertanyaan dari orang yang mendengarkan. Contoh: زَيْدُ قَائِمٌ )Zaid orang yang berdiri( • Wad'i menurut sebagian ulama' nahwu adalah berbahasa Arab, dan menurut ulama' yang lain wad'i adalah disengaja oleh orang yang men...

Terjemah kitab matammimah tentang isem alam

    _________________________________________ Note:⚠️ Bila antum menemukan kesalahan dalam penulisan maka sangat diharapkan untuk mengomentari nya, Syukran kasiran ____________________________________________   فَصْلٌ فِي بَيَانِ الإِسْمِ الْعَلَمِ Fasal Tentang Isim Alam الْعَلَمُ نَوْعَانِ: شَخْصِيٌّ وَهُوَ مَا وُضِعَ لِشَيْءٍ بِعَيْنِهِ لَا يَتَنَاوَلُ غَيْرُهُ كَزَيْدٍ وَفَاطِمَةَ وَمَكَّةَ وَشَدْقَمٍ وَقَرَنٍ. Isim alam ada dua. Yaitu: 1. Alam syakhs, ialah alam yang diletakkan (dicetak) untuk sesuatu yang sudah nyata (individu) dan tidak mencakup yang lainnya.  Contoh: زَيْدٍ - فَاطِمَةَ - مَكَّةَ - شَدْقَم - قَرَنٍ  وَجِنْسِيٌّ وَهُوَ مَا وُضِعَ لِجِنْسِ مِنَ الْأَجْنَاسِ كَأَسَامَةَ لِلْأَشَدِ وَثُعَالَةَ لِلتَّعْلَبِ وَذُؤَالَةَ لِلذِّئْبِ وَأُمُّ عِرْيَطٍ لِلْعَقْرَبِ. 2. Alam jinis, ialah alam yang diletakkan (dicetak) untuk beberapa jinis.  Contoh: أسامة untuk nama harimau, تُعَالَةَ untuk nama musang, ذُؤَالَةَ untuk srigala, dan أُمُّ عِرْبَط...