![]() |
| Tentang maf'ul mutlak |
Note:⚠️
Bila antum menemukan kesalahan dalam penulisan maka sangat diharapkan untuk mengomentari nya, Syukran kasiran
____________________________________________
بَابُ الْمَفْعُوْلِ الْمُطْلَقِ
Bab Tentang Maf'ul Mutlak
وَهُوَ الْمَصْدَرُ الْفَضْلَةُ الْمُؤَكِّدُ لِعَامِلِهِ أَوِ الْمُبَيِّنُ لِنَوْعِهِ أَوْ عَدَدِهِ.
Maf'ul mutlak adalah masdar yang fadlah yang menaukidi amil-nya, atau menjelaskan macam atau adat (hitungan)-nya amil.
فَالْمُؤَكِّدُ لِعَامِلِهِ، نَحْو: {وَكَلَّمَ اللهُ مُوسَى تَكْلِيمًا} (١٦٤) سورة النساء، وَقَوْلِكَ : ضَرَبْتُ ضَرْبًا.
Masdar yang menaukidi amil-nya,
seperti contoh: وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيمًا )Dan sungguh Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung).
وَالْمُبَيِّنُ لِنَوْعِ عَامِلِهِ، نَحْو: {فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُّقْتَدِرٍ} (٤٢) سورة القمر، وَقَوْلِكَ: ضَرَبْتُ زَيْدًا ضَرْبَ الْأَمِيرِ.
Masdar yang menjelaskan nau' (macam)-nya amil,
seperti contoh: فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُّقْتَدِرٍ )Lalu Kami siksa mereka dengan siksanya Dzat Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa).
ضَرَبْتُ زَيْدًا ضَرْبَ الْأَمِيرِ )Aku memukul Zaid dengan (seperti) pukulannya Raja).
وَالْمُبَيِّنُ لِعَدَدِ عَامِلِهِ، نَحْو: {فَدُكَّتَا دَكَّةً وَاحِدَةً) (١٤) سورة الحاقة؛ وَقَوْلِكَ : ضَرَبْتُ زَيْدًا ضَرْبَتَيْنِ.
Masdar yang menjelaskan adad (hitungan)- nya amil,
seperti contoh: فَدُكَّتَا دَكَّةً وَاحِدَةً )Lalu dibenturkannya dengan sekali bentur). ضَرَبْتُ زَيْدًا ضَرْبَتَيْنِ )Aku memukul Zaid dengan dua pukulan).
وَهُوَ قِسْمَانِ لَفْظِيٌّ وَمَعْنَوِيٌّ، فَإِنْ وَافَقَ لَفْظَ فِعْلِهِ فَهُوَ لَفْظِيٌّ كَمَا تَقَدَّمَ.
Masdar ada dua. Yaitu:
1. Masdar lafdzi.
2. Masdar maknawi.
Ketika masdar sama dengan fi'il-nya maka dinamakan masdar lafdzi, seperti contoh yang sudah disebutkan.
وَإِنْ وَافَقَ مَعْنَى فِعْلِهِ فَهُوَ مَعْنَوِيٌّ، نَحْوُ جَلَسْتُ قُعُودًا، وَقُمْتُ وَقُوْفًا.
Dan ketika masdar sama dengan makna fi'il nya (lafadznya tidak sama), maka dinamakan masdar maknawi.
Contoh: جَلَسْتُ قُعُوْدًا )Aku sungguh telah duduk
(. قُمْتُ وُقُوْفًا )Aku sungguh telah berdiri(.
Keterangan:
★ Lafadz جَلَسْتُ قُعُوْدًا adalah contoh dari masdar maknawi, karena masdar-nya yaitu lafadz قُعُودًا tidak sama dengan fi'il-nya yaitu lafaz جَلَسَ namun hanya dalam segi maknanya.
وَالْمَصْدَرُ إِسْمُ الْحَدَثِ الصَّادِرُ مِنَ الْفَاعِلِ، وَتَقْرِيبُهُ أَنْ يُقَالَ هُوَ الَّذِي يَجِيءُ ثَالِثًا فِي تَصْرِيفِ الْفِعْلِ، نَحْو: ضَرَبَ يَضْرِبُ ضَرْبًا.
Masdar ialah isim yang menunjukkan makna hadats yang muncul/timbul dari fa'il. Ta'rif yang lebih mudah untuk masdar ialah lafadz yang jatuh nomer tiga dari tasrifan-nya fi'il.
Contoh: ضَرَبَ يَضْرِبُ ضَرْبًا
وَقَدْ تُنْصَبُ أَشْيَاءُ عَلَى الْمَفْعُوْلِ الْمُطْلَقِ وَإِنْ لَمْ تَكُنْ مَصْدَرًا، وَذَلِكَ عَلَى سَبِيلِ النِّيَابَةِ عَنِ الْمَصْدَرِ، نَحْوُ: كُلِّ وَبَعْضٍ مُضَافَيْنِ لِلْمَصْدَرِ، نَحْوُ: {فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ} (١٢٩) سورة النساء، {وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْأَقَاوِيلِ} (٤٤) سورة الحاقة.
Terkadang ada beberapa lafadz bukan masdar yang dinasob-kan menjadi Maf'ul mutlak karena menggantikan masdar. Seperti:
• كُلِّ dan بَعْضٍ yang dimudzaf-kan pada masdar.
Contoh: فَلَا تَمِيلُوْا كُلَّ الْمَيْلِ (Maka janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).
وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْأَقَاوِيلِ )Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami).
وَكَالْعَدَدِ، نَحْو: {فَاجْلِدُوْهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً} (٤) سورة النور؛ فَثَمَانِينَ مَفْعُولٌ مُطْلَقُ وَجَلْدَةً تَمْبِيْزُ.
• Isim adad.
Contoh: فَاجْلِدُوْهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً )Maka cambuklah mereka dengan delapan puluh kali cambukan). Dalam contoh ini di atas lafadz ثَمَانِينَ dinasab-kan menjadi maf'ul mutlak, sedangkan lafadz جَلْدَةً dinasab-kan menjadi tamyiz.
وَكَأَسْمَاءِ الْآلَاتِ، نَحْوُ: ضَرَبْتُهُ سَوْطًا أَوْ عَصًا أَوْ مَقْرَعَةً.
• Isim alat.
Contoh: ضَرَبْتُهُ سَوْطًا (Aku memukulnya dengan cambuk).
ضَرَبْتُهُ عَصا (Aku memukulnya dengan tongkat).
ضَرَبْتُهُ مَقْرَعَةً (Aku memukulnya dengan palu).

Komentar
Posting Komentar